Semua Aplikasi
SDM

Deteksi Anomali

Tangkap anomali biaya dan lembur lebih awal

Pantau anomali pengeluaran dan lembur dengan aturan; AI memilah kandidat dengan alasan. Khusus admin.

Daftar untuk memakai

Aplikasi ini memakai data ruang kerja. Daftar dan buat ruang kerja untuk menggunakannya.

Deteksi Anomali
1

Filter aturan memantau pengeluaran anomali sepanjang waktu, tak ada yang terlewat

2

Pola lembur terdeteksi otomatis sebelum menumpuk jadi masalah

3

AI menapis kandidat dan menyertakan alasan, memangkas waktu peninjauan

4

Hanya admin yang bisa melihat, menjaga keamanan indikasi sensitif

Deteksi anomali menjalankan serangkaian aturan pada data biaya dan absensi, lalu mengangkat kasus yang perlu ditinjau orang. Ada 4 pemeriksaan yang dihitung lebih dulu di server: klaim biaya bernilai besar, lonjakan pengeluaran satu karyawan, pekan kerja yang melewati batas 52 jam menurut undang-undang ketenagakerjaan Korea, dan lembur beruntun. Barulah setelah itu AI mengurutkan hasilnya dan menempelkan satu baris alasan. Hanya untuk administrator.

Apa yang dilakukan aplikasi ini

  • Menemukan klaim biaya yang nilainya lebih dari 5 kali median 30 hari terakhir dan sekaligus melewati batas nominal minimum.
  • Menemukan karyawan yang total biayanya melewati 3 kali rata-rata per orang.
  • Menemukan karyawan yang jam kerjanya dalam satu pekan melewati batas 52 jam menurut undang-undang ketenagakerjaan Korea.
  • Menemukan karyawan yang lembur 3 hari berturut-turut.
  • Menempelkan penilaian AI dan satu baris alasan pada setiap kasus, sehingga yang perlu dibaca lebih dulu terpisah dari yang bisa dilewati.

Bagaimana terhubung dalam all-in-one

Biaya dan jam kerja dibaca dalam satu layar

Anda tidak perlu membuka sisi pengeluaran dan sisi kehadiran secara terpisah lalu mencocokkannya sendiri. Data yang sudah menumpuk di buku biaya dan di papan absensi langsung masuk ke aturan apa adanya.

Server yang menghitung aturan, AI hanya menilai

4 aturan itu mempersempit kandidat di sisi server. AI hanya melihat yang tersisa dan menuliskan alasannya. Seluruh kumpulan data tidak pernah diserahkan ke model.

Lembur yang tertandai di sini diperiksa sebelum penggajian ditutup

Kasus 52 jam per pekan dan lembur beruntun berasal dari catatan absensi yang sama dengan yang dibaca daftar gaji serta daftar 4 asuransi wajib Korea sebagai jam kerja nyata. Jadi daftar pendeknya sudah ada sebelum bulan berjalan ditutup.

Kapan digunakan

  • Sebelum biaya ditutup di akhir bulan, telusuri dulu apakah ada satu klaim yang nilainya luar biasa besar.
  • Saat kepatuhan terhadap batas 52 jam per pekan versi Korea harus dipastikan, baca daftar pendeknya alih-alih menghitung karyawan satu per satu.
  • Untuk keperluan audit, kumpulkan kasus bulan lalu beserta alasan yang tercatat untuk masing-masing.

Pertanyaan umum

Apa saja yang dihitung sebagai anomali?

Ada 4 aturan. Di sisi biaya, satu klaim di atas 5 kali median 30 hari dan total per karyawan di atas 3 kali rata-rata per orang; di sisi absensi, pekan yang melewati batas 52 jam menurut undang-undang ketenagakerjaan Korea dan lembur 3 hari berturut-turut.

Apakah AI yang memutuskan, bukan orang?

Tidak. Aturan mempersempit kandidat, lalu AI menambahkan penilaian dan satu baris alasan. Keputusan akhir tetap di tangan administrator.

Siapa yang bisa membuka deteksi anomali?

Hanya administrator. Menu ini menyatukan biaya dan absensi dalam satu layar, jadi aksesnya sengaja dibuat sempit.

Pilih aplikasi yang Anda butuhkan, mulai sekarang.