Tangkap anomali biaya dan lembur lebih awal
Pantau anomali pengeluaran dan lembur dengan aturan; AI memilah kandidat dengan alasan. Khusus admin.
Aplikasi ini memakai data ruang kerja. Daftar dan buat ruang kerja untuk menggunakannya.
Deteksi anomali menjalankan serangkaian aturan pada data biaya dan absensi, lalu mengangkat kasus yang perlu ditinjau orang. Ada 4 pemeriksaan yang dihitung lebih dulu di server: klaim biaya bernilai besar, lonjakan pengeluaran satu karyawan, pekan kerja yang melewati batas 52 jam menurut undang-undang ketenagakerjaan Korea, dan lembur beruntun. Barulah setelah itu AI mengurutkan hasilnya dan menempelkan satu baris alasan. Hanya untuk administrator.
Anda tidak perlu membuka sisi pengeluaran dan sisi kehadiran secara terpisah lalu mencocokkannya sendiri. Data yang sudah menumpuk di buku biaya dan di papan absensi langsung masuk ke aturan apa adanya.
4 aturan itu mempersempit kandidat di sisi server. AI hanya melihat yang tersisa dan menuliskan alasannya. Seluruh kumpulan data tidak pernah diserahkan ke model.
Kasus 52 jam per pekan dan lembur beruntun berasal dari catatan absensi yang sama dengan yang dibaca daftar gaji serta daftar 4 asuransi wajib Korea sebagai jam kerja nyata. Jadi daftar pendeknya sudah ada sebelum bulan berjalan ditutup.
Ada 4 aturan. Di sisi biaya, satu klaim di atas 5 kali median 30 hari dan total per karyawan di atas 3 kali rata-rata per orang; di sisi absensi, pekan yang melewati batas 52 jam menurut undang-undang ketenagakerjaan Korea dan lembur 3 hari berturut-turut.
Tidak. Aturan mempersempit kandidat, lalu AI menambahkan penilaian dan satu baris alasan. Keputusan akhir tetap di tangan administrator.
Hanya administrator. Menu ini menyatukan biaya dan absensi dalam satu layar, jadi aksesnya sengaja dibuat sempit.